mianhe kalo critanya geje, inih cuma buat ngisi waktu luang ajah... >.<
maap jg kalo jlek. jng lupa tinggalin jejak yooo~ XD
cast :
Seohyun
Hyoyeon
Yonghwa
Genre : friendship (??)
Author : Inta hyesun
*********************************************************
~flash back ~
"aku hanya di perpus." astaga, aku berbohong!! mianhe hyoyeon. tidak tahu kenapa aku tidak bisa jujur padamu. padahal aku ingin menceritakan semua ini...
~flash back part 1 end~
seperti biasa, kami pulang sekolah bersama-sama. di jalan kami membicarakan orang yang hyoyeon suka.
"seo, kau masih mau tau tidak?" kata hyoyeon.
"mworago?" heranku
"mmm.... yang waktu itu..." malu-malu hyoyeon. aku berpikir sejenak mengingat-ingat pembicaraan kami beberapa waktu lalu.
"ya.. aku ingat..." kataku tersenyum. "memangnya siapa hyo?" tanyaku.
"dia kelas 2." hyoyeon mengatakannya sambil malu-malu.
"siapa namanya?" tanyaku penasaran.
"namanya yonghwa." aku berpikir sejenak. sepertinya aku pernah mendengar nama tersebut. aah... nama itu kan yang tadi pagi berkenalan denganku.
"heey... seo.. waeyo?" tanya hyoyeon sambil melambaikan tangannya di depan wajahku.
"aniyo.." aku langsung tersadar dari lamunanku. tidak, pasti yonghwa yang lain. di dunia ini kan yonghwa ada banyak.
tidak terasa kami berjalan dan sudah sampai di stasiun kereta. kami naik kereta berbeda arah. karena rumahku lumayan jauh dari kota.
sesampainya dirumah aku masih memikirkan lelaki yang di sukai hyoyeon. apa benar yonghwa yang aku temui kemarin?? aaah... aku tidak tahu. nanti hyoyeon juga memberi tahuku.
- keesokan harinya -
"seoooooo...." teriak hyo dari kejauhan. masih pagi suaranya sudah mengelegar.. hahaha
"waeyo?" tanyaku.
"a... ad.. ada... prince charmingku di kantin." kata hyoyeon terbata-bata sambil tersenyum lebar.
"bagus dong. pagi-pagi sudah membuatmu semangat.. hahaha" candaku. "memangnya orangnya yang mana sih?" lanjutku penasaran. aku di tarik hyoyeon ke kantin dan jeng..jeng jeng... aigo?!! itu yonghwa yang kemarin ?!?! aku mengucek-ucek mataku sampai benar-banar yakin. yah, ternyata itu memang yonghwa.
"otthe?? gantengkan..." hyoyeon masih terus memandang pangerannya sambil berbicara kepadaku.
"ya, dia tampan sekali.." jawabku tersenyum.
seminggu telah berlalu. hubungan hyoyeon dengan pangerannya semakin dekat. setiap hari ia menceritakan padaku tentang hubungan mereka. aku mulai bosan dengan cerita-ceritanya yang hanya tentang pangeran hyo itu. tapi aku tetap menjaga perasaan hyoyeon. kututup-tutupi rasa bosan itu. hari-hari berlalu seperti ini. sampai satu kejadian yang tidak pernah kubayangkan. yonghwa sang prince charming princess hyoyeon menembakku !! aigo~ apa yang harus kulakukan. ternyata ia yang selalu menaruh bunga di kolong mejaku. di satu sisi aku kasihan jika menolaknya, tapi hyoyeon menyukainya. ottokeh......
hyoyeon sudah mengetahui kejadian ini. sekarang ia mulai menjauhiku, padahal aku belum menjawab pertanyaan yonghwa. setiap kali ia melihatku pasti tatapannya sinis. aku tidak tahu harus melakukan apa. karena setiap kali aku ingin menjelaskan padanya, pasti ia menghindariku. sekarang kuberanikan diri untuk menarik hyoyeon, aku ingin semuanya berakhir hari ini.
"hyoyeon... tunggu sebentar!!" teriakku. hyoyeon hanya menoleh kebelakang sebentar dan melanjutkan perjalanannya. aku terus mengejarnya dan menghentikan langkahnya. ia berhenti namun tidak menoleh sama sekali kearahku.
"hyoyeon.. aku sama yonghwa gak ada hubungan apa-apa. aku berani bersumpah.." kataku meyakinkannya.
"itu tidak ada hubungannya denganku." jawab hyoyeon ketus. ia buru-buru pergi dariku.
"hyoyeon!! dengarkan aku sebentar." hyoyeon tidak menghentikan langkahnya. "aku tidak menyukai yonghwa." hyoyeon berhenti seketika.
"aku tidak mau merusak persahabatan kita hanya karena seorang lelaki yang menurutku tidak lebih panting dari kau. aku tidak ingin menyia-nyiakan waktuku hanya untuk lelaki itu. karena aku ingin menghabiskan waktu bersamamu. kau sudah kuanggap seperti saudara. apa menurutmu aku tega melukai perasaan saudaraku? apa menurutmu aku sejahat itu? tapi jangan kau kira aku menolaknya karena aku kasihan padamu. itu sama sekali TIDAK. aku menolaknya karena aku tidak menyukainya dan aku merasa tidak cocok berpasangan dengannya. aku juga ingin serius belajar agar dapat mempertahankan beasiswaku. sekarang terserah kau, jika kau temanku kau pasti mengerti keadaanku." lanjutku panjang lebar. tidak terasa air mataku jatuh. kubalikkan badan dan berjalan pergi menjauhi hyoyeon yang ku pikir masih berdiri ditempatnya. tiba-tiba ada yang memelukku dari belakang. dia hyoyeon sahabatku.
"mianhe seohyun... aku salah paham padamu.." ucap hyoyeon sambil menangis.
"gwenchana, chingu.. sekarang kau memaafkanku?" tanyaku sambil mengusap air mata dan mencoba tersenyum.
"tentu saja. kau memang sahabat terbaikku.." kata hyoyeon sambil tersenyum.
keesokan harinya aku dan hyoyeon pergi menuju kelas yonghwa. hyoyeon menunggu diluar kelas. aku masuk kedalam kelas dan mencari yonghwa.
"sunbae... mianhe.. aku tidak bisa menerimamu." kataku tertunduk.
"gwenchana. aku sudah tau kok.." jawab yonghwa tenang.
"mwo?? kau tau darimana?" tanyaku heran.
"kemarin aku menyaksikan kejadian dramatis. hahaha.." ledek yonghwa.
"sunbae... apa maksudmu? apa kau melihat kejadian kemarin?" kataku khawatir. sungguh memalukan jika ada yang melihat.
"yah, kemarin aku melihat kalian." kata yonghwa. "kalian keren deh.. bener-bener sahabat sejati." kata yonghwa sambil mengacungkan dua jempol tangannya.
"sunbae kira kemarin kami akting.. huh.." kesalku.
"hahaha.." yonghwa mengacak-acak rambutku. kulihat hyoyeon tersenyum diluar sana. aku menghampirinya.
"sekarang aku sudah tidak menyukai yonghwa lagi. aku sadar akan perkataanmu kemarin. persahabatan lebih penting dari segalanya. gomawo seohyun.." ucap hyoyeon sambil memberikan jari kelingkingnya yang berarti sahabat sejati. aku melingkarkan jari kelingkingku di jari kelingkingnya dan aku bahagia melihat sahabatku.
"GOMAWO NAE CHINGU" ucapku pada hyoyeon. aku harap persahabatan kami tak lekang oleh waktu. walaupun banyak masalah, aku harap kami bisa melaluinya bersama..
~THE END~

No comments:
Post a Comment